Pesawat Kertas itu Akan Terbang tinggi
Tak apa, aku benar benar akan melepaskan mu dengan hati yang sangat lapang. Dengan harapan yang begitu tipis. Berjalan lah dengan tenang. Ringankan langkah mu, cukup gelisah ku saja yang semakin memberat. Aku paham ini akan sulit awalnya untuk ku lalui. Tapi akan ku paksa sekeras yang ku bisa lakukan. Agar terbiasa untuk tak lagi ada kamu. Tak lagi tentang kamu. Meski butuh waktu untuk bisa menerima dan mempercayai kalimat "jika ia milik mu, maka ia akan kembali" Namun akan terus ku coba. Dengan segala ketakutan ku, kesedihan ku, ketidak relaan ku. aku akan berdiam diri tak mengantarkan mu ke pintu keluar. Maafkan aku, itu berat. Dan aku terlalu khawatir tak bisa menahan diri untuk tidak mendekap mu lebih erat. Jujur saja s eandainya bisa, aku sungguh ingin memelukmu. Menyimpan hangat mu sebanyak yang aku bisa. Agar bisa ku ingat ingat kembali saat rindu menerjang ku diwaktu waktu tertentu. Percayalah, aku sudah menyiapkan diri meski tidak pernah benar benar siap....