Surat untuk mu, yang kecewa atas keputusan ku
Teruntuk mu yang sudah berbaik sangka padaku. Yang menyayangi ku dengan segenap harapan mu. Ini adalah sebuah surat kecil yang ku tuliskan pada dirimu yang kecewa akibat aku. Akibat pilihan ku.
Yang harus kamu ketahui adalah aku sama sekali tak ingin mengecewakan siapapun, termasuk dirimu. Atas perubahan ku, atas jalan ku yang mengejutkan mu karena berbelok tiba-tiba. Percayalah aku sudah berusaha sekuat yang ku bisa untuk memilih pilihan yang tak akan mengecewakan siapapun. Menyakiti siapapun.
Tetapi,
Kita tak akan pernah tahu kemana arah takdir berjalan. Sekarang, mungkin kau akan kecewa pada ku, karena keputusan yang ku ambil mungkin tak bisa kau terima dengan nalar mu. Mungkin ini memang sebuah keputusan yang buruk menurutmu. Tapi, ku harap kau pun mau belajar mengerti. Bahwa aku punya alasan. Mungkin saat itu aku tak memiliki pilihan. Atau aku punya tapi tak banyak. Dan di antara sedikitnya pilihan yang tersedia, ini yang terbaik yang bisa ku pilih; untuk saat ini. Percayalah, bahwa aku sudah menghabiskan banyak waktu bergelut dengan akal, sebelum memutuskan ini. Ketahuilah, banyak yang terjadi sepanjang hari. Sebagian hal baik, sebagian lagi hal buruk. Atau terkadang tak ada hal baik yang terjadi. Terkadang keadaan terasa begitu menghimpit ku. Lebih sesak dari yang kau bayangkan. Yang kau lihat tenang, itu adalah hasil dari usaha ku mengolah lelah agar tetap terlihat baik. Jangan lupakan ini, aku tak sebaik harapan mu. Aku tak sesempurna bayangan mu. Jangan terlalu tinggi memuja ku. Sebab sesungguhnya banyak hal buruk ku yang disembunyikan tuhan yang belum kau ketahui. Tapi apapun itu, ku harap kau akan tetap bisa menerima ku. Sebagai ruh yang cacat namun berjuang agar semua berjalan dengan baik.
-chi, 08:11 PM
Komentar
Posting Komentar