Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aga & Raina

AGA & RAINA : PERPISAHAN

Suasana riuh menyambut kelulusan anak kelas tiga SMA Satya hari itu. Sama seperti ku yang juga ikut meramaikan suasana. Oh hai nama ku Reina Amora, kalau kalau kau lupa. Dan aku baru saja turun dari panggung setelah memberi persembahan musikalisasi puisi perpisahan untuk semua kakak kelas yang akan mengakhiri masa sma nya. Disaat semua orang asik dengan acara kelulusan tersebut, aku berjalan dari satu rombongan ke rombongan lain. Berusaha menemukan sesuatu atau lebih tepat nya seseorang. Lalu langkah ku terhenti di sudut yang sepi, riuh masih terdengar namun samar. Aku terkunci pada  mata bernetra hitam legam yang menatap ku tajam. Aga ranufa. Seseorang yang sedari awal ku cari keberadaan nya. Tapi sekarang setelah aku berhasil menemukan nya, rasanya diriku ingin melangkah mundur dan berbalik. Ingin melarikan diri. Namun seolah kaki ku terpaku pada kedalaman bumi, tak bisa melangkah lari. Sementara langkahnya mendekat sambil membawa sesuatu digenggaman nya. Sebuah bunga mawar put...

AGA & RAINA : PERTEMUAN

Gambar
Rinai hujan sudah berhenti membasahi bumi kala itu. Sinar senja malu malu muncul dari persembunyian nya. Suara kakak pembina keras berbunyi didepan seluruh barisan apel. Hari ini kamis, hari wajib pramuka untuk anak kelas sepuluh dan sebelas di SMA Satya. Aku berdiri di tengah barisan ku. Enggan berada paling depan namun juga enggan berada di belakang. Disamping telah berdiri sahabat ku dari kecil dan beruntung nya waktu masuk SMA kita berdua ditempatkan dikelas yang sama. Kami berbeda sifat tapi justru itu kami berdua bisa saling melengkapi.oh iya perkenalkan nama ku Raina Amora. Biasa dipanggil Rein, seorang siswa kelas sepuluh yang belum pernah pacaran selama masa pubertasnya. Bukannya gak laku, tapi kata Rindu, diriku tuh terlalu cuek. Ya mau gimana lagi, belum ada cowok yang bisa buat aku terpesona. Ngomong-ngomong Rindu itu nama sahabat ku yang cerewetnya kebangetan tapi untung sayang. Sepasang telinga ku mendengar dengan baik apa yang di katakan oleh kakak pembina di depan, n...