BUNGA MAWAR MERAH
Kau akan menemukan ku di ujung senja. Kala sang mentari sudah selesai melaksanakan tugasnya. Di ujung garis khatulistiwa, ribuan tangkai bunga mawar merah layu akan menuntun mu pada seikat surat yang tergulung rapi diantara duri nya.
Bacalah.
Itu adalah aku yang saban hari menangis meratapi kepergian mu. Yang tersiksa pada perih luka akibat sayatan pisau mu.
Jika kau ikut bisa merasakan perihnya luka itu, silahkan teruskan langkah mu.
Mawar layu yang menandakan begitu lama kau telah pergi meninggalkan ku akan terus kau temui disepanjang jalan.
Gelap, tanpa ada cahaya. Kau harus meraba, untuk bisa mencari petunjuknya. Dan mau tak mau kau harus melewati nya. Agar kau tau betapa aku kebingungan kala itu, saat kau tinggalkan tanpa aba. Kau tinggalkan begitu saja, tanpa pamit.
Remang cahaya bulan adalah satu satu nya harapan mu untuk dapat melihat, agar kau dapat meneruskan jalan mu. Nikmati lah segala penderitaan itu. Sebab begitulah aku dulu, yang rela merangkak demi mencari mu yang hilang ditelan malam. Sebab telah kau patahkan kaki ku agar tak bisa mengejarmu. Rasakan lah segala kebingungan itu, agar kau bisa mengerti bagaimana aku dulu bertahan tanpa sedikitpun petunjuk dari mu.
Saat kau telah sampai di penghujung jalan. Kau akan menemukan seikat, iya seikat bunga mawar yang sudah mati. Mati, bukan lagi layu. Dengan selembar kertas putih kosong tanpa sebuah tulisan. Itu aku, itulah aku. Yang sudah kehabisan masa untuk mu. Raga ku tak akan kau temukan disana. Jelas saja, tak akan kau temukan aku didepan. Sebab dulu kau tinggalkan aku dibelakang. Dan jika sekarang kau ingin berbalik kembali, jangan pernah lupakan seberapa kencang dirimu lari kala itu.
Silahkan tulis lembar kosong itu dengan segala penyesalan dan harapan mu. Laksana tinta putih yang kau tuangkan ke atas lembar putih jua. Dan rawat lah seikat bunga mawar merah mati itu sampai dia hidup dan menjadi segar kembali.
Agar kau mengerti arti kata percuma.
Agar kau juga bisa mengerti, bahwa tak semua hal bisa kembali.
-chi
08:20PM
Komentar
Posting Komentar