TOLONG

Dan aku bukan hati yang kau tuju. Bukan raga yang kau cari kala rindu menerpa. Aku memang lah sebuah rumah. Tapi bukan rumah yang kau impikan. Bukan aku. Sekuat apapun aku berjuang, bukan aku yang kau inginkan. Aku bukan mimpi mu. Tak ada dalam bayangan mu. Tak ada dalam rencana mu. Lihat, aku tahu betul semua ini tapi masih memupuk rasa dengan semangat. Membiarkan kecewa tumbuh subur dan mengakar kuat. Mau bagaimana lagi, sebab aku tak tahu caranya untuk berhenti sayang. Meski bagi ku kau adalah inang yang ku butuh kan dan bagi mu aku adalah benalu yang menyebalkan. Maafkan aku yang begitu tak tahu diri ini. Maafkan diri ku yang mencoba tumbuh di tanah gersang ini. Aku hanya ingin mencoba. Berharap keajaiban memeluk ku erat. Lihat lah, bahkan di antara rintihan luka ku. Diri ini masih menyimpan harapan. Harapan yang sepenuh nya ingin ku sudahi kemunculan nya.
Sayang tolong. Tolong ajari aku untuk mati bukan layu. Sebab sekarang saja aku terlampau lelah untuk terus patah namun tetap kembali bertunas seperti sedia kala. Ku mohon tolong lah aku. Aku yang ingin berhenti tapi tak tahu cara untuk mati.
Ku mohon, jika ternyata kau bisa menyelamatkan hati yang nyaris terkikis habis ini. Tolong selamatkan aku secepat mungkin.

Komentar