Hujan
Ku namai kau hujan,
Sebab setelah bertemu dengan mu, aku kerap kali merasa kelabu tanpa sebab.
Yang akhir akhir ini baru ku sadari penyebab hari ku kelabu karena termakan cemburu.
Ku namai kau hujan,
Sebab kedatangan mu sesuka hati tanpa izin dan pamit.
Ku namai kau hujan
Sebab sikap mu yang terlalu banyak dingin, namun tetap ku rindukan kala kau tak datang.
Ku namai kau hujan.
Sebab selalu ku nikmati setiap tatap mu terhadap ku, layaknya aku yang selalu menikmati rintik nya berjatuhan membasahi bumi.
Ku namai kau hujan.
Sebab dirimu yang membuat candu seperti aroma selepas hujan.
Jelas penuh aku jatuh cinta kepada rinai hujan.
Meski telat aku menyadari banyak hal.
salah satunya adalah kenyataan bahwa aku bukan lah satu satu nya yang kau basahi dengan rinai mu.
Awal nya sulit bagi hati kecil ini menerima segala yang kau beri di cerita ku.
Ku namai kau hujan. Sebab aku mencintai mu, hujan ku.
Sebab setelah bertemu dengan mu, aku kerap kali merasa kelabu tanpa sebab.
Yang akhir akhir ini baru ku sadari penyebab hari ku kelabu karena termakan cemburu.
Ku namai kau hujan,
Sebab kedatangan mu sesuka hati tanpa izin dan pamit.
Ku namai kau hujan
Sebab sikap mu yang terlalu banyak dingin, namun tetap ku rindukan kala kau tak datang.
Ku namai kau hujan.
Sebab selalu ku nikmati setiap tatap mu terhadap ku, layaknya aku yang selalu menikmati rintik nya berjatuhan membasahi bumi.
Ku namai kau hujan.
Sebab dirimu yang membuat candu seperti aroma selepas hujan.
Jelas penuh aku jatuh cinta kepada rinai hujan.
Meski telat aku menyadari banyak hal.
salah satunya adalah kenyataan bahwa aku bukan lah satu satu nya yang kau basahi dengan rinai mu.
Awal nya sulit bagi hati kecil ini menerima segala yang kau beri di cerita ku.
Tapi perlahan, aku mulai membiasakan diri.
Membiasakan diri dengan kepergian mu yang tiba tiba.
Membiasakan diri dengan kepergian mu yang tiba tiba.
Membiasakan diri dengan kemarau panjang yang menyembunyikan mu entah dimana.
Membiasakan diri jika setelah mu tak kulihat pelangi.
Atau membiasakan diri dengan kekacauan yang kau sebab kan setelah badai mu.
Semata-mata hanya karena aku begitu mencintai mu
Aku mencoba melepas harapan ku diantara cahaya kilat yang menggema di angkasa.
Dan jika memang dirimu adalah hujan yang akan menyelamatkan ku dari kekeringan,
Aku mencoba melepas harapan ku diantara cahaya kilat yang menggema di angkasa.
Dan jika memang dirimu adalah hujan yang akan menyelamatkan ku dari kekeringan,
sungguh begitu berterima kasih nya aku kepada tuhan.
Karena menghadirkan mu untuk melindungi ku dari kematian.
Pun jika ternyata dirimu adalah hujan yang menghanyutkan ku dalam banjir yang kau sebab kan,
Pun jika ternyata dirimu adalah hujan yang menghanyutkan ku dalam banjir yang kau sebab kan,
aku pun akan berterima kasih kepada tuhan.
Sebab karena mu lah aku akan belajar untuk berenang.
Ku namai kau hujan. Sebab aku mencintai mu, hujan ku.
Komentar
Posting Komentar